kata ini tak bercelana
ketika lari dari pena
menerkam kesucian kertas.
” ayo, kemari !” lantang ibu peri
tapi kata ini
enggan kembali
takut disunat lagi…
kata ini tak bercelana
ketika lari dari pena
menerkam kesucian kertas.
” ayo, kemari !” lantang ibu peri
tapi kata ini
enggan kembali
takut disunat lagi…
mas aku buka lagi weblogmu..
eh… ono sik lirak lirik kr aku. arep nyulik aku po yo…!